Home
/
Digilife

CEO Twitter Sumbang Rp16 T, Setara 28 Persen Kekayaannya

CEO Twitter Sumbang Rp16 T, Setara 28 Persen Kekayaannya
Tomy Tresnady09 April 2020
Bagikan :

Jack Dorsey (Foto: Sky News)

Uzone.id - CEO Twitter dan Squre, Jack Dorsey, menyumbangkan hartanya dengan nilai fantastis untuk masyarakat di tengah pandemi virus Corona (Covid-19).

Jack telah mengumumkan rencana menyumbangkan sebagian kekayaannya itu lewat Twitter, pada Selasa (8/4/2020). Dia akan membentuk wadah bernama Start Small Limited Liability Company (LCC) yang akan didanai USD1 miliar atau sekitar Rp16 triliun (kurs Rp16.100) dari ekuitas Square.

Menurut Dorsey, dana itu sekitar 28 persen dari jumlah kekayaannya.

Dalam kondisi pandemi virus Corona, Start Small akan mengalihkan fokusnya untuk mendanai kesehatan dan pendidikan anak perempuan dan untuk Universal Basic Income (UBI) atau pembayaran dengan cuma-cuma. Selain itu, pembayaran tunai rutin untuk warga yang biasa dilakukan oleh pemerintah, kata Dorsey.

"Mengapa UBI dan kesehatan serta pendidikan anak perempuan? Saya percaya mereka mewakili solusi jangka panjang terbaik untuk masalah eksistensial yang dihadapi dunia," kata Dorsey dalam cuit lanjutan.

Dia menambahkan, "UBI adalah ide bagus yang membutuhkan eksperimen. Kesehatan dan pendidikan anak perempuan sangat penting untuk diseimbangkan."

Baca juga: Netizen Curhat 11 Kali Kena Orderan Fiktif, Tebus Sampai Rp2,5 Jutaan

Dorsey mengatakan bahwa memiliki LCC terpisah memungkinkan fleksibilitas dan secara khusus mendedikasikan saham untuk tujuan tertentu.

Start Small akan membagikan hibah secara langsung kepada penerima manfaat. Dorsey pernah melakukannya di masa lalu dengan nama anonim sebesar USD40 juta atau sekitar Rp646 miliar.

Start Small didanai oleh ekuitas Square karena Dorsey punya lebih banyak saham, dan dia harus mempercepat penjualan saham dari waktu ke waktu, kada dia.

Dorsey memutuskan untuk mendirikan Start Small sekarang karena "kebutuhan semakin mendesak" dan dia berkata ingin melihat dampak dalam hidupnya.

Sejak didirikan pada tahun 2009 oleh Dorsey dan Jim McKelvey, Square terus mengembangkan pangsa pasar sebagai perusahaan pembayaran alternatif untuk infrastruktur pembayaran tradisional.

Pada 2013, Square meluncurkan Cash App, aplikasi seluler yang memungkinkan pengguna mentransfer uang dan berinvestasi.

VIDEO Oppo Reno3 Review di Rumah Aja

populerRelated Article