home ×
Digilife

Cerita di Balik Hadirnya Esport di SEA Games 2019

02 December 2019 By
Cerita di Balik Hadirnya Esport di SEA Games 2019
Uzone

(Ilustrasi kompetisi esport. Foto: Uzone.id/Hani Nur Fajrina)

Uzone.id -- Wajar jika muncul pertanyaan, “gimana awal ceritanya esport bisa masuk di ajang olahraga besar seperti SEA Games?” di kepala kita. Tapi mau bagaimanapun, kemajuan industri gaming yang melahirkan banyak atlet profesional ini ternyata layak diperhitungkan.

Semua bermula dari rencana para pejabat sektor olahraga di Filipina untuk memasukan olahraga elektronik atau esport di perhelatan SEA Games tahun ini yang memang bertempat di Manila, Filipina. 

Mengutip beberapa sumber lokal, esport dipertimbangkan masuk ke ajang olahraga ini karena esport dianggap sebagai kompetisi yang sangat berkembang pesat, melibatkan game video yang menciptakan daya kompetisi tinggi -- tak cuma memikirkan stategi, kemampuan, namun turut bisa melatih kebugaran fisik para atlet.

Baca juga: Pertama Kali Esport Hadir di SEA Games 2019, Ini Daftar Gamenya

Komite SEA Games di Filipina, PHISGOC akhirnya memasukan esport di sebagai cabang olahraga (cabor) Category 3 bersama seni bela diri Eskrima, bola lantai (floorball), jiu-jitsu, dan kickboxing

Mereka juga langsung membentuk tim esport lokal yang dapat memperebutkan enam medali emas di cabor ini.

“Proses seleksi ini sangat ketat karena kami ingin yang berkompetisi di sini adalah yang terbaik di tingkat nasional untuk ikut SEA Games,” ungkap Joebert Yu, seorang anggota di komite PHISGOC beberapa waktu lalu.

Lebih lanjut, komite Filipina juga mempercayakan Razer, perusahaan pemanufaktur perangkat game sebagai pendukung dari turnamen esport di SEA Games. Peran Razer juga akan sebagai penyedia layanan peranti lunak dan hardware di cabor esport.

Baca juga: Evos Juarai Mobile Legend Premier League Indonesia Season 4

Komite SEA Games Filipina memutuskan untuk membagi cabor esport ke dalam tiga kategori, yaitu game PC, konsol, dan mobile.

Daftar game yang dipilih pun ada 6 game, yakni:

  • Mobile Legends
  • Dota 2
  • StarCraft II
  • Arena of Valor (AoV)
  • Heartstone
  • Tekken 7

Cabor esport di SEA Games 2019 akan dipertandingkan mulai dari tanggal 5 sampai 10 Desember 2019.

Sebelumnya, esport telah diperkenalkan di ASIAN Games 2018, namun hanya sebagai eksibitor, belum dipilih sebagai cabor yang dipertandingkan. Dari sini, minimal kita bisa lihat proyeksi esport di industri olahraga memang semakin diakui dan dianggap sebagai jenis olahraga yang punya daya saing besar.

Bantu kami agar dapat mengenal kalian lebih baik dengan mengisi survei di sini

5 Comments in this article

Tunggu Sebentar Ya...

Submit
꧁༒Hunter༒꧂, 07 December 2019 | 19:18:29

Enak banget ya kalau bisa jadi atlet e sport

Ramdhani Ajah 04 December 2019 | 02:12:21

esport dianggap sebagai kompetisi yang sangat berkembang pesat, melibatkan game video yang menciptakan daya kompetisi tinggi -- tak cuma memikirkan stategi

Nana Ouyang 03 December 2019 | 12:22:55

esport dipertimbangkan masuk ke ajang olahraga ini karena esport dianggap sebagai kompetisi yang sangat berkembang pesat, melibatkan game video yang menciptakan daya kompetisi tinggi

viola 03 December 2019 | 04:32:53

swmoga bisa lebih memeriahkan sea games yaa

Satria Kelana 02 December 2019 | 16:46:09

Enak banget ya kalau bisa jadi atlet e sport

Contact Us:
Redaksi: redaksi@uzone.id
Sales: sales@uzone.id
Marketing: marketing@uzone.id
Partnership: partnership@uzone.id

Related Article